Putih Abu

>> Rabu, 01 April 2009

Sebuah memori kecil dari si putih Abu.
Masa yangpaling Indah kata orang.
sekarang aku merasakan hal yang sama dengan apa yag orang rasakan.
rasa takut yang ama sangat tentang pahitnya lagu perpisahan.

tak ingin ku mengingkari.
jujur, aku akan sulit melepaskan semua beban ini.
padahal, gavitasi tidak sekalipun mendukung ku.

Sebuah memori kecil dari si Putih Abu.
aku adalah orang yang paling kuat.
kenapa? karena aku pun tidak tahu maksudnya.

Sebuah memori kecil dari si Putih Abu.
Hari ini hari Rabu.
Hari ini tapat pukul 19:53.
satu tahun nanti, aku akan terkenang tentang hari ini.

aku baru saja membuat puisi tentang Sebuah memori dari si Putih Abu.

Read more...

antilogika

>> Sabtu, 25 Oktober 2008

belum pernah aku memainkan prinsipku sendiri
belum pernah pula aku mencoba-coba memutar antilogikaku ini
aku pernah menganggap apa yang aku rasakan ini adalah sebuah realita yang sebenarnya aku pun tak mengerti apa yang aku bicarakan.
prinsipku percaya pada satu cinta tak pernah digoyahkan.
panasnya matahari
dinginnya es di alaska
maupun gempa bumi yang mengguncang jogja.

aku selalu berpegang pada suatu yang selalu aku percayai.
cinta itu satu dan satu itu cinta.
sakit perih aku hujamkan sendiri kejiwaku yang selalu berpegang pada satu ini.
aku hanya akan menanamkan rasa ini pada satu cinta.
namun.
demi tuhan yang menciptakan langit dan isinya.
benarkah apa yang aku rasakan ini.
aku bersujud pada setiap malam yang membentangkan kesejukannya.
kesejukan yang semakin memerosokanku pada sebuah kebimbangan besar.

aku bermain dengan antilogikaku sendiri.
aku bermain dengan prinsip abadiku yang ku menarakan sebagai simbol kebodohan terbesarku.
aku bermain dengan hatiku.
benarkah adanya aku ini..?

aku baru saja jatuh cinta pada dia yang baru..

(Nugraha Adi Putra)

Read more...

30*11

>> Sabtu, 09 Agustus 2008

>Seandainya Dia masih Memberiku Waktu,

Dan Sang Surya masih sudi menyapaku,
Dengan hangatnya.

Maka, Izinkan Pula Aku menyayangimu
Setulus hatiku.,

Aku tak bisa memberimu apapun,
Kecuali rasa sayang dan cintaku Untukmu.

Hati ini terlalu sempit untuk ditambah hati yang lain,
Karena Kau,.....
Kau yang selalu menghidupkan kembali,
Sayap – sayapku yang t’lah lama mati, karena terhempas
Oleh Angin cinta yang kejam.

Hati ini terlalu perih untuk ditambah dengan luka yang
Baru,
Karena Kau,....
Kau yang bisa menghilangkan semua luka itu menjadi
Obat,,,
Obat Yang bisa meyakinkan Hatiku akan tulusnya cinta yang
Kau berikan padaku selama ini.

Dan, ya ALLAH...
Hanya padamulah aku memohon & meminta
Agar,
Jadikanlah dia tempat peristirahatan hatiku yang terakhir,.

Amin.,,,



30*11

Karya (CNX TM)

Read more...

narasi yang manis

Jauh kau pandangi jarak yang terbenam
Di tepi dermaga itu ..
Sebuah kisah kembali terulang oleh angan anganmu ..
Jauh kau mencari sisi yang hilang ..
Di tepi dermaga itu ..
Sebuah perca perca kembali kau coba susun demi sebuah pigura

Apa yang kau cari .. sahabat
Sebuah luka yang semakin membuka lebar
Sebuka perih yang semakin tergores merah
Sebuah jawaban yang kau gantungkan "kenapa"

Kisahkan cerita pahit itu sebuah narasi yang manis ..
Disana pernah ada cinta ..
Disana pernah ada rindu ..
Disana pernah ada sayang ..
Kisahkan cerita pilu itu sebuah cerita yang bijak
Dan jangan kau coret merah, tanda amarah yang tak bertuan

Cinta adalah hatimu
Disana khan kau temukan hati yang beriringan
Disana khan kau temukan jawaban jawaban yang yang bersahutan
Disana khan kau temukan jiwa jiwa yang bersahabat

Dan bila waktunya ..
Hari ini hanyalah cerita
Hari ini hanyalah halaman yang sejenak terbuka
Hari ini .. kau tinggalkan senyummu untuknya ..

Karya (kuyus_is_cute)

Read more...

Hati yang menunggu di tepi Dermaga

>> Sabtu, 02 Agustus 2008

Hati itu menangis..
hati itu bersedih..
ia sedang menangis di tepi dermaga
semilir angin menerpanya
sedikit menghibur nya dari kepenatan hidupnya

hati itu sendiri..
menanti seseorang yang tak kunjung datang
Sejak kepergiannya..ia slalu menunggu org itu
dermaga itu saksinya
dimana iia mengukir cinta na

hati itu letih
tiada yang kunjung menghampiri nya
harapan pun hampir musnah
iia mulai raouh d'terpa gelombang dan ombak penantian

akhir na hati itu hancur
ia tercecer berantakan
kepingan2 hati itu sebagian hilang tersapu ombak N terbawa angin malam
tapi iia masih enggan tuk beranjak dari penantian na

(karya irma 9831* )

Read more...

Kisah ini

>> Jumat, 25 Juli 2008

sebuah kisah dari pria tua yang sering teramalkan sisa umurnya..
dengan sebuah baju lusuh dan basah terbakar sebuah masa lalu..
tongkat dia genggam dengan etar ditangan kanannya..
dan sebuah mati suri rasa cinta ada ditangan kirinya..

sempat aku berpikir ketika melihat rupanya..
akan kah aku akan berdiri menggantikan dirinya,..??
sebagai pria tua yang sering termalakan sisa umurnya..
dengan tongkat lusuh dan basah terbakar sebuah masa lalu..

aku menghampiri pria tua itu..
senyum simpul melambaikan alunan harpa sebuah peri yang menderita..
terdengar halus dan rapi..
namun terkubur sbuah penderitaan kecil dipundaknya..

aku bertanya.. apa makna cinta bagimu wahai pria yang hidup dengan jutaan pelajaraa...
dia terdiam mematikan suasana yang terbangun sunyi..
bibir basahnya mengisaratkan sebuah jawaban dari apa yang ingin kupikirkan..
membacakan sebuah kisah klasik dari sebuah cinta..
kisah ini..
tentang seorang pria yang putus asa..

Read more...

Kehilangan terlupakan

>> Selasa, 24 Juni 2008

suasana hati angin siapa yang tahu..
kadang bergemuruh petir sedih..
kadang bersinar layaknya peri kecil yang menari..
memagari hati ini..
dalam kenangan hati yang sengaja dikubur..
teringat lagi aku pada 2 jam yang lalu dihari minggu..
menceritakan sebuah kehilangan terlupakan..
sebuah karya dari senias bodoh..
yang sok mengerti wacana hari kemarin..

(Nugraha)

Read more...

  © Blogger template Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP